Diam

Sepi berjejalan tengah ramai-ramai
Kupandang gemintang seorang dilangit kelam…
sembari melayangkan pikir kemana tak temu muaranya

Tak menahu apa yang ku pikirkan
Hanya berusaha mengenang puing-puing rindu yang terserak

kali ini aku hanya hendak mencoba menjadi sahaja
sesahaja angin
aku ingin hanya sederhana
sesederhana air
aku ingin apa adanya
seadanya api..

Dan kini aku hanya mampu terdiam…

Biar saja terdiam

Tentang papiliomemnon

Mencintai dengan sederhana dan dicintai dengan sederhana
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s